Minggu, 16 November 2008

Lagu pengantar tidur


Kalo Jason ngantuk, mama suka nyanyiin lagu ini untuk Jason

Jason bobok .... ohhh ... Jason bobok Kalau tidak bobok digigit nyamuk

Tapi kalo ma/pa nya udah capek nyanyinya jadi gini deh

Jason bobok .... ohhh ... Jason bobok Kalau tidak bobok papa/mama yang bobok



Jumat, 14 November 2008

40 v.s 4 (15 Okt 2008)


Jarak 40 dgn 4 cukup jauh apalagi jarak antara 40 tahun dengan 4 bulan… hmmmm….
Hari ini aku berada diantara mereka.
Keduanya aku sayangi. Aku cintai

Mendapatkan mereka butuh perjuangan yg berat dan panjang.
Tapi setelah melewatinya ada tantangan baru di depan.

MASA DEPAN.

Semoga aku adalah warna indah bagi kehidupan mereka.

Kamis, 13 November 2008

Kado buat Jason

Kemarin, sepulang kerja, aku gak sabar pingin ke rumah keponakanku. Pingin melihat apa yg dia beli buat Jason (dari Jepang). Ternyata pesananku berupa robot2 an tidak dibelikan, mungkin dia bingung karena keponakanku khan cewek jadi gak begitu tau soal mainan cowok. Akhir nya dia beli boneka salju yg bisa nyanyi dan bergerak, beliin jaket Mickey and beli baju kayak kimono buat Jason. Semuanya bagus n lucu, tapiii kayaknya bajunya masih kebesaran deh.

Tadi pagi, papa Jason baru pulang dari luar kota (tugas) . Ternyata papa membawa titipan kado juga buat Jason dari temen kantor papa. Sebuah gelang yg mungil.

Wah aku jadi ingin melihat reaksi Jason jika melihat kado2 untuknya terutama boneka saljunya.

Kamis, 06 November 2008

Kehendak Tuhan

Perkiraan dokter tgl 26 Juni 2008 my baby was born. Karena anjuran dokter supaya lahir secara cesar maka aku pilih tgl 21 Juni dengan pertimbangan aku tidak mengalami pembukaan layaknya lahir normal.

Sejak bulan Mei, aku dan suami sudah tinggal di rumah sendiri. Segala persiapan untuk menyambut si kecil sudah kami lakukan. Tgl 11 Juni (hari Rabu) malam sepulang dari kantor, aku merasa sakit sekali saat berjalan. Nyeri. Melalui telp, dokter menyarankan membeli obat anti nyeri. Setelah minum obat, tetap saja sakit. Tiap kali melangkah terutama kaki kanan rasanya sakit sekali di daerah selangkangan (mungkin juga Miss V ? aku gak tau tepatnya dimana....).

Kamis aku gak masuk. Malamnya aku kontrol ke dokter. Ternyata men dokter kepala bayi udah turun dan menekan makanya terasa sakiiit sekali. Aku memutuskan mempercepat kelahiran. Karena sudah 38 minggu maka dokter setuju. Kami sepakat tgl 14 Juni kami sepakat bertemu di RS jam 09.00 WIB.

Jumat cek darah. Sabtu pagi2 (sekitar jam 05.00) kami berangkat ke RS. Seumur-umur lom pernah aku ke RS sebagai pasien. Sekarang aku harus tidur di ranjang pasien yg sempit dan dingin.... uhhh. Tapi sekali lagi... aku pasrah. Aku tidak mau memikirkan aku nanti mau diapain sama dokter. Pikiran aku buat enjoy aja.... Sampai pada saat kudengar tangis seorang bayi... sayup2... lalu bayi itu didekatkan ke aku. Kulihat betapa kecilnya. Penuh keriput. Tapi aku merasa lega.... Semua berjalan dengan baik.

Namun saat dipindah dari ruang operasi ke kamar, aku merasa dingin... semakin lama semakin dingin. Syukur mama serta kakak ipar serta keponakanku sudah datang. Ramai2 mereka membalut tubuhku dengan minyak angin, selimut dan akhirnya dikompres dengan air hangat. Thx to my family n specially to my God.
Sabtu, 14 Juni 2008 jam 09.53 WIB lahirlah bayi laki2 ku dengan berat 3,3 kg dan panjang 51 cm.

Kujaga janinku

Jauh dari mama n dari suami. Itulah kondisiku saat mengandung. Kuputuskan tetap kost karena dekat dengan kantor daripada tinggal di rumah sendiri.

Hamil pertama kali membuat aku bingung n kuatir apalagi keluar flek2. Aduhhh.... Apa yang harus aku perbuat???? Semakin aku badmood, badanku rasa e smakin gak fit.
Sampai pada keputusan aku harus pasrah... berserah pada Tuhan. Janin ini milikNya. Terjadilah seperti kehendakNya.

Meskipun masih keluar flek2 coklat aku tetap kerja. Beruntung ada teman yang sangat baik. Yang mau menjemput serta mengantar aku ke kantor. Thx u so much... Nimas.
Juga kepada teman2 kantorku yg lain, yg dengan rela hati (maupun yg sedikit terpaksa hihihi...) mau tak tunuti n tak titipi. God bless u. Mmmmuaaccchhh.

Dengan segala keterbatasan, aku berusaha makan serta minum yg bergizi buat perkembangan janinku. Disaat ada suami (jumat malam datang dan balik senin pagi) baru dehh bisa makan yg enak2. Kepiting, belut, Salmon, sarang burung walet, juice apel+wortel, pokok e yg baik u janin aku makan. Suami juga telaten merawat aku. Mengurut kakiku yg kram, menemaniku klo aku gak bisa bobok. Memijat tubuhku yg sakit/pegal. Menyediakan air hangat untukku mandi. Aku tahu kmu pasti capek. Tapi kmu bilang kamu senang melakukannya. Hikksss ... jadi terharu. Thx u say... U the best husband 4 me.

proses pembuahan

30 Maret 2007 merupakan moment bersejarah dalam kehidupanku. Persiapan yg hanya 1 bulan cukup merepotkan bagiku ditambah calon yg tugas di luar kota. Tapi syukurlah... semua dapat teratasi dengan baik.

Kami putuskan untuk tidak menunda punya momongan karena umur kami (35 v.s 39). Tapi karena jarak memisahkan kami maka hal itu masih sulit terwujud. Finally... libur lebaran kami pakai untuk berpetualang ke Malaysia n Singapore. Koq berpetualang??? Hehehe... karena kami tidak ikut biro wisata alias berangkat sendiri.

Sempet nyasar2 n kayak wong ndeso ke kota (hihihi... jadi inget awal e naik monorel dehh). Tapi kami sangat menikmati. Maklum gak pernah ke LN. Jadi meskipun capek tetep aja enjoy. Syukurlah segala sesuatu berjalan tepat sesuai jadwal.

Ternyata liburan tsb membawa berkah.
Menstruasiku telat nich.
Berarti aku hamil donkkkkk.

Takut sakit n repot

Lahir, Menikah, Punya Anak, kemudian Mati.
Bagiku Lahir dan Mati adalah takdir jadi gak bisa ditawar n dihindari. So, menikah n punya anak adalah pilihan. Bagiku keduanya membuat aku takut. Takut sakit dan takut repot (hihihi... dasar pemalas).
Kata orang malam pertama itu sakit apalagi saat melahirkan uhhh takut.
Lom lagi repot ngurus suami + anak. Pekerjaan di rumah tuh sepertinya gak ada abisnya. Contohnya mama aku. Pasti melelahkan. Padahal aku terbiasa hidup sendiri di kost. Bersihin kamar yg uk 3x3 aja membuat aku capek. Capeeee dehhhh.

Awalnya aku gak mo merried tapi krn desakan my mom akhirnya kuputuskan merried th 2007 ini. Ternyata Tuhan berkehendak lain. Juni 2008 lahirlah Jason.
Aku yang takut jadi istri n mama akhirnya mengalaminya. Yg membuat aku heran kemana hilangnya rasa takut itu?
Karena ternyata aku enjoy menjalani jadi istri dan jadi seorang mama.